SINGLE

 

NO TITTLE

  • “Yang dicintainya hanyalah pria itu semata. Selama mereka mengikat janji, wanita itu bersumpah untuk tetap setia. Meski kesalahan itu masih mengukir tragis dalam hatinya, Ikha tetaplah menjaga cincin yang melekat manis di jari rampingnya. Ikha selalu berbisik pada dirinya sendiri bahwa hidupnya semanis madu, padahal sesungguhnya kenyataan berkehendak lain.”

BOOBY TRAP

  • “Si wanita adalah si penggoda, dan si pria adalah pencari wanita. Keduanya merupakan kombinasi yang tepat jika seorang produser film dewasa tengah mencari aktor and artis handal. Tingkah mereka di publik pun bahkan membuat mata para wanita menyorotkan kecemburuan.”

Start your day with reading a short story.

THE SHADOW

  • “Aku cemburu… aku cemburu karena Luhan selalu mendapatkan apa yang ia mau… aku cemburu dengan semua perhatian yang kalian berikan padanya… aku cemburu karena dia yang merebut Cho Ikha dariku… bahkan aku cemburu setiap kali penjual ice-cream memberinya sebatang cokelat beku padanya terlebih dahulu…”

MY BROTHER, KYU

  • “Apakah bermain wanita itu sebuah dosa? Lagipula mereka sepertinya menikmatinya juga,” jawab Kyu santai. Bibir Ikha terangkat. Memang tidak ada yang salah dengan pernyataan dari kakak laki-lakinya barusan. Hanya saja, kepercaya-diriannya membuat Ikha ingin mematahkan lidah Kyu.

HEY IDIOT, I LOVE YOU

  • Aku hanya ingin menggenggam tangan yang selalu membawaku ke tempat-tempat yang mampu menghilangkan stressku. Aku hanya ingin menggenggam tangan yang selalu menunjukkan sesuatu yang aku pun baru sadar jika sesuatu yang kecil itu nampak indah dan terlewatkan. Aku hanya ingin menggenggam tangan yang selalu merengkuhku saat aku kesepian. Ya. Tangan inilah yang selama ini membuatku mensyukuri hidup.

THE PUPPET

  • Hello, Cho Ikha. Mulai detik ini, kau akan menjadi puppet pribadiku. Puppet khusus yang kuciptakan untuk memuaskanku.” Hyuk menunduk, menyatukan bibirnya dengan bibir Jean seraya melumatnya lembut tanpa diiringi paksaan yang mendalam. Ia akan bermain-main dengannya lebih dari ini setelah chip itu bekerja dengan baik di dalam otak Jean. Sesuatu yang begitu ia nantikan selama ini.

DO NOT CLICK!
  • “Dengar,” Ryeowook menghampiri Ha Kyung. Kembali duduk disampingnya. “Ini semua tidak sesuai dengan dugaanmu. Aku…” Ryeo terdiam. Agak ragu berucap sebelum akhirnya Ha Kyung mendesaknya dengan meremas pergelangan tangan si pria. “Aku…”

SHUT UP & KISS ME

  • Ia kembali mendesah, dan kali ini terdengar lebih panjang dan dalam. Soju yang mengisi gelasnya hampir tumpah jika saja gadis itu tidak segera menyeimbangkan jemarinya. Kemudian terdengar bunyi klik dari sisi ruangan. Si gadis sama sekali tidak menoleh atau sekedar melakukan gerakan kecil. Ia paham, seseorang dari petugas KTV pasti akan mengusirnya—mengingat ia tidak beranjak dari ruangan tersebut lebih dari tiga jam setelah pesta berakhir.

THE PLAYER, ONE AND TWO

  • Si pria menarik pelukannya lantas menempatkan diri pada bangku tinggi di samping Jean. Seperti yang diduga, gadis itu tak banyak bicara selama memfokuskan diri mengosongkan botol vodca di hadapannya. Mood-nya mungkin semakin memburuk—mengingat ia sempat mengangkat topik ‘debut’ ke dalam percakapan mereka.

VOICE NOTE

  • “Aku tidak mempercayai hal-hal mistis—“. “Begitu pula denganku!” Suara Hyuk meninggi. “Jauhkan ponsel itu darimu, hyung! Inilah alasan mengapa aku tidak pernah mau menggunakan android!” teriaknya, mengarahkan telunjuk pada ponsel layar sentuh yang sedari tadi digenggam Leeteuk.

PETERPAN

  • Ssstt!” Pria itu memperkecil jarak di antara keduanya. Bahkan Yeonra merasa hanya jari Si Peterpan saja yang memisahkan bibirnya dan bibir si pria. “Sudah kubilang bahwa kau tidak memiliki kuasa untuk bicara, Baby.” Imbuh pria berkulit putih mulus tersebut. Dan saat pria tinggi itu mendekatkan tubuhnya, Yeonra mulai berpikir kotor mengenai apa yang akan dilakukan Si Peterpan selanjutnya.

NIGÓS (WRITER’ FAVORITE)

  • Napas mereka saling memburu menjemput kebebasan yang sulit mereka raih sejak terakhir kali mereka berpindah tempat. Tubuh ketiganya jatuh berdebam menyeret pasir-pasir halus di atas tanah kering. Bahkan rintihan mereka berkeliaran bersama butiran-butiran partikel yang tersisa dari teleportasi.

STILL, FIND A WAY TO TAKE REVENGE

  • “All the things he will say with his snotty bumbling smile is just another way to trick you. Meski sangat disayangkan dari caramu berpakaian, pria itu hanya akan melewatimu saja,” Kurang lebih seperti itulah penjelasan Ikha mengenai Kyu, kakak tersayangnya.

I AM NOT HARRY

  • “I’m not Harry, anyway. He’s dead a minute ago,” ucapnya seraya menyisir poni rambut sebatas alis yang ia pelihara. Sosok itu menggulung lengan jaket mesh yang dikenakannya sebelum menyeret dua bangkai manusia tersebut dan menjatuhkannya di atas tumpukan mayat lain. Ia terkekeh kemudian mencoret nama ‘Lee Donghae’ dari daftar buruannya.

DALAM SEBUAH PELUKAN

  • Sepasang mata birunya terlalu menawan untuk dinikmati. Bulu matanya lentik, semakin menambah keindahan dari wajah bersihnya yang bersinar. Dan saat pria itu membentuk senyum dari bilah bibir tipisnya yang merona, sungguh, ia tak sanggup untuk menolak gejolak dalam jiwanya seperti lava di dasar Mauna Loa.

RETWEET

  • Ada yang mengusik fokusku belakangan ini. Bukan hantu, bukan pula deadline dari Wacky dan Lit—yang nyaris menggertak tidurku di tiap malam buta. Kuanggap sepasang wanita itu sebagai pemicu lesu yang menyerang tubuhku.

KATAKAN SAYANG

  • Aku melangkah mundur, semakin mengeratkan genggamanku dalam saku sang duffle coat. Kulihat ia bergeming, maka kumanfaatkan hal itu dengan bergerak menjauh. Wangi romantis dengan sentuhan mawar dari semerbak tubuhnya menghentikanku, lagi.

MESSAGE

  • Namaku tertera pada salah satu daftar khusus di kepolisian. Kutahu hal itu karena aku berhasil mendengar sayup televisi dari celah kayu yang kulubangi. Mereka mencariku dan hanya aku yang masih bertahan dari siksaan ini—damn!

4 thoughts on “SINGLE”

  1. Eonni -__- kenapa semua di protect eoh ?? nih aku jdi bngung mau baca yg mana -__- pkoknya aku minta PW smuanya lah cpet di send -__-

    Oke ?? Thank you eon *kecup hyuk* eh salah *kecup eonnie*

  2. hwaaaaaaaaaaa ini kakak korea2anku masih inget aku engga aku udah kelas 3 sma lo skrg dulu pas kenalan akunya masih kelas 6 SD masih bau kencur tapi sekarang udah wangi aaaa tiba2 nemu blognya masa wakakak SANGAR GAK SANGAR GAK.
    yaampun eon kalo lupa yah ini ikho si anak gak jelas dan kawan2 nya hwakakak.. btw blh mnt password semua nya nggak? ((lah))((tetep))

    1. What??? Ikho?? Ikho yang suka ngajak rusuh itu? AAAAAAAAAAA~ *peluk mesra* long time no see deeekkkk… udah besarkah dirimu? Wkwkwk~
      Gak di protect ko dek. Eh tapi kamu mau baca yang mana aja? Tar aku kirimin semuanya deh 👍😉

The Pieces of Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s