MESSAGE

Sent to SJFF TEAM as part of Special Event

SIAPAPUN DIRIMU, APAPUN LATAR BELAKANGMU, kumohon untuk segera menghubungi petugas keamanan terdekat setelah menerima pesan ini. Segera.

cz-uzsgviae5nim

Namaku Lee Hyukjae dan aku sedang tidak berguyon.

[pause]

[pause]

[pause]

Kuharap saat aku menghilang selama tiga detik, kau telah melakukannya—dan saat ini kau sedang terhubung dengan mereka. Kupastikan ia tak mengusikku selama kau membantuku, memercayaiku. Jadi kukunci pintu tua berkarat di sana dan meredam segala cahaya di sekelilingku. Aku tak bermaksud untuk membebanimu namun kau sadar bahwa aku tak memiliki kesempatan lain bukan?

[pause]

[pause]

Namaku tertera pada salah satu daftar khusus di kepolisian. Kutahu hal itu karena aku berhasil mendengar sayup televisi dari celah kayu yang kulubangi. Mereka mencariku dan hanya aku yang masih bertahan dari siksaan ini—damn!

[pause]

[pause]

[pause]

Saat ini aku berada di dalam kegelapan. Dengan peralatan seadanya, kurakit sebuah pager sederhana meski kengerian yang membuat tubuhku bergetar sama sekali tidak membantuku untuk meraba tiap huruf yang tersembunyi pada tombol. Maklumi diriku jika tulisanku dipenuhi typo. Aku hanya ingin segera menghirup udara bebas, bukan udara lembab bercampur debu dan bau busuk dari bangkai hewan—mungkin bangkai manusia.

Seseorang menikamku sore itu. Dan saat kubuka mata, kedua lengan dan kakiku telah terikat sempurna sementara tubuhku terbujur di atas papan kayu seperti hewan persembahan. Hingga saat ini, ia tak menyadari kehadiranku. Bahwa aku tak berada di atas meja yang dipenuhi darah segar dari telingaku. Ya, ia memotong salah satu daun telingaku. Rasanya sungguh menyakitkan saat ia mengiris bagian itu dengan pisau tumpul bergerigi. Bahkan aku masih dapat merasakan tetesan hangat menembus kain perca yang menyumbat telinga kiriku.

Masih kuingat saat jemari kotornya menyentuh kulitku; saat tanah dan rerumputan basah yang terselip pada kuku-kuku jarinya menusuk-nusuk perutku; saat gigi-giginya yang menghitam adalah satu-satunya hal yang mengingatkanku pada zombie dan frankenstein; saat lidah kelunya menjilati pipi dan leherku. Wajahnya tersembunyi dengan baik oleh tudung hitam. Dan si tudung hitam itu pula yang memainkan lagu yang sama sebelum malam menjelang.

Jeritan pria-pria lain di tempat berbeda.

[pause]

[pause]

[pause]

[pause]

[pause]

Ia mengamuk.

Ia sedang mengamuk saat ini.

Ia mencariku.

Ia menyadari bahwa aku tak berada di singgasananya.

[pause]

[pause]

[pause]

Kumohon kirim aku sebuah beep jika kau masih berada disana.

[pause]

[pause]

[pause]

Aku tak menerima apapun. Apakah kau masih di sana?

Dengar, kepolisian akan mencari jejakku melalui pesan ini jadi kumohon tunjukan pada mereka apa yang telah kau ketahui. Yang kulihat di sekelilingku hanyalah ruangan besar dari kayu tua yang berderit setiap kali aku melangkah menjejaki lantai. Aku tak berhasil menemukan jendela meski aku berhasil kabur dan melewati beberapa ruangan yang sama. Tempat ini dipenuhi udara dingin dan kadang kucium bau asin—seperti ikan, seperti laut, seperti darah, seperti bangkai. Dihiasi lampu corong dan lilin, tempat ini tak memiliki penerangan yang baik.

Aku tak memiliki banyak waktu lagi. Oh! Aku ingat!

Ia seorang perempuan. Dari desah napasnya, aku tahu bahwa ia seorang perempuan. Tubuhnya—beep.

[pause]

[pause]

~ END ~

Header 01 (Cut)

Advertisements

Author: HUGLOOMS

Indonesia | Southeast Asia | Nusantara Tanah Airku

3 thoughts on “MESSAGE”

  1. hey, Cho Ikha.. baru hari ini saya menemukan cerita seru ini..
    otak saya sekarang sedang mengolah kata dan gambar tentang apa yang sebenarnya terjadi..
    ngeri.. pikiran saya tertuju pada titik-titik aksi kejam..
    siapakah orang dibalik tudung itu.? kaukah itu, Cho Ikha.? ^_^

The Pieces of Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s