I AM SORRY BY CHOCHOLIA

Poster of - I'm SorryWritten By : Chocholia

Main Casts : Cho Kyuhyun ‘Super Junior’, Cho Ikha

Support Casts : Kim Heejin, Eunhyuk ‘SJ’

Genre : Life, Family

Rate : General

***

Plakk…

Hujan deras dan juga suara guntur yang saling bersahutan tidak juga meredam kerasnya suara tamparan yang diberikan Kyuhyun kepada adiknya. Cho Ikha yang saat ini masih belum juga bergeming dari posisinya semula. Bekas berwarna kemerahan masih terlihat samar diwajahnya. Ibunya pun masih terisak disudut ruangan tersebut. Ruangan yang dulu biasa dijadikan oleh mereka tempat untuk berkumpul dan berbagi kehangatan. Namun saat ini kehangatan itu sudah seakan tidak terasa lagi.

Nafas Kyuhyun memburu. Informasi yang didapatinya hari ini membuat sikapnya berubah pada adik semata wayangnya. Tidak pernah dia semarah ini pada Cho Ikha. Sejak kecil hampir tidak pernah mereka bertengkar seperti yang biasa dilakukan para saudara kandung pada umumnya. Tapi kali ini dia sangat murka pada adiknya,  dia menganggap kebodohan adiknya sudah diluar batas.

Wanita paruh baya itu masih belum bisa mengendalikan dirinya untuk menghentikan tangisannya. Kim Heejin yang saat ini disampingnya pun masih berusaha menenangkan perasaannya dan terus membujuknya untuk beristirahat di kamarnya.

Setidaknya mertuanya tidak perlu melihat kejadian ini, pikir Heejin.

Tapi Cho Hana masih belum mau beranjak dari tempatnya. Dia ingin sekali berlari dan memeluk putrinya. Tapi keadaannya saat ini tidak memungkinkannya untuk melakukan hal tersebut. Hana harus merelakan dirinya untuk duduk dikursi roda untuk selamanya. Wanita itu harus kehilangan kemampuan berjalannya akibat penyakit stroke yang menyerangnya.

Kim Heejin berhenti menenangkan ibu mertuanya, dan kemudian dengan cepat berlari meraih pergelangan tangan Kyuhyun untuk menghentikannya dari tindakan buruk yang akan dilakukannya. Sudah cukup tamparan tadi, Heejin tidak mau Kyuhyun membuat ibunya semakin sedih dengan memukul adiknya sekali lagi.

Segera Heejin berjalan ke arah Ikha yang saat ini masih berdiri sambil menatap kosong ke arah lantai. Heejin merengkuhnya dan menepuk pelan punggungnya. Air mata yang sejak tadi tak keluar setetespun, saat itu juga mengalir deras dari mata indahnya.

Heejin semakin mempererat pelukannya, dia tahu hal ini juga sulit untuk gadis ini. Ikha sendiri tidak ingin terlibat dalam lingkaran setan ini. Berkali-kali gadis itu mencoba untuk mengakhirinya, tapi dia tidak memiliki tenaga sedikit pun untuk itu.

Kyuhyun memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan tetesan air mata yang mulai mengaliri wajahnya. Pria itu tidak menyangka hal ini menimpa adiknya. Setahunya dia adalah satu-satunya orang yang paling mengenal adiknya. Setidaknya dulu dia berpikir seperti itu, sebelum kejadian ini.

Tapi saat ini dia seperti tidak mengenali sosok gadis yang saat ini sedang bersimpuh dan masih dipeluk oleh istrinya. Sebenarnya dia sendiri tidak tega melihat adiknya menangis seperti ini. Tapi dia harus melakukan semua ini. Sudah tugasnya untuk melindungi keluarga semenjak kepergian ayahnya.

Setelah ibunya mulai tenang dan akhirnya tertidur, Ikha kembali ke ruangan tengah dimana Cho Kyuhyun dan juga istrinya menunggunya. Gadis itu saat ini merasa seperti sedang diadili atas segala perbuatan buruknya karena mencemarkan nama keluarganya.

Kyuhyun masih belum membuka suaranya sejak kedatangan Ikha tadi. Dia sendiri tidak tahu apa yang harus dikatakannya saat ini. Entah kenapa tiba-tiba saja terlintas dikepalanya kalau akan jauh lebih baik dia tidak mendengar rumor itu, dan dia tidak berusaha untuk membuktikannya sendiri.

Heejin yang saat ini duduk disebelah Ikha pun menggenggam erat tangan adik iparnya, menyalurkan sedikit kekuatannya agar Ikha mau membuka suaranya. Ikha menoleh ke arah kakak ipar sekaligus sahabatnya itu dan kemudian disahuti dengan anggukan pelan olehnya.

Mianhe…” Kata Ikha akhirnya.

Dia masih belum berani menatap kakaknya. Lalu terdengar suara hembusan kasar dari nafas kakak laki-lakinya itu. Dia masih berusaha menetralisir keadaan emosinya saat ini. Dan entah kenapa setiap suara yang keluar dari mulut Ikha saat ini seakan menyulut kembali amarah didalam dirinya.

“Aku akan meninggalkannya. Aku janji tidak akan kembali lagi padanya, jadi aku mohon maafkan aku~” Lanjut Ikha lagi, air matanya kembali membasahi wajah cantik yang dulu selalu dia banggakan.

Tapi semenjak pertemuannya dengan Lee Hyukjae, dia sudah tidak merasa kalau wajahnya adalah keberuntungannya. Justru setiap pria itu menyakitinya dia merasa kalau wajah dan tubuhnyalah penyebab semua ini. Dia yakin andaikan dia tidak memiliki wajah dan tubuh ini, pria itu tidak mungkin mengganggu hidupnya yang sebelumnya baik-baik saja.

Perlahan Kyuhyun mengangkat wajahnya yang sejak tadi tertunduk, dia menatap nanar adiknya yang saat ini terisak lagi dipelukan istrinya. Dia masih tidak habis pikir, bagaimana bisa sahabat yang dia anggap sebagai Hyungnya sendiri berani mengkhianatinya. Sebenarnya dia ingin membunuh pria itu, tapi karena Ikha membelanya dan mengancam untuk bunuh diri jika kakaknya berani melukainya, dia membatalkan niatnya.

Kyuhyun membenci kenyataan ini. Kenyataan dia tidak bisa menjaga adiknya dengan baik. Kenyataan kalau dia tidak bisa menyentuh Hyukjae sedikitpun dikarenakan adiknya. Kenyataan bahwa Ikha mencintai pria yang salah. Ikha tidak jatuh cinta pada Lee Taemin yang sudah jelas-jelas berusaha mencari perhatiannya dengan berbagai cara. Tapi justru kepada kakaknya, Lee Hyukjae. Pria yang sudah berstatus sebagai suami orang. Pria yang  5 tahun lebih tua dari usianya.

Bukan hanya itu saja yang membuat Kyuhyun menjadikan nama Hyukjae sebagai nama orang yang paling dia benci sepanjang hidupnya saat ini. Pria itu membuat adik kesayangannya terlihat seperti pelacur dimata masyarakat.

Ternyata sudah menjadi rahasia umum kalau Ikha adalah gadis simpanan dari Lee Hyukjae. Putra pengusaha property terbesar di Korea Selatan.

Sebelumnya Kyuhyun tinggal di Singapore bersama istrinya untuk mengurus bisnis mereka yang berada disana. Sedangkan perusahaan mereka yang ada di Korea, paman Kyuhyun lah yang menjalankannya. Cho Ikha sendiri masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Korea. Gadis itu tidak tertarik sama sekali dengan dunia bisnis.

Menuruni bakat ibunya, gadis itu berkonsentrasi untuk mengambil langkah untuk menjadi seorang Violist. Gadis ceria dan juga pemilik impian dan harapan yang sangat besar ini, tiba-tiba berubah sekembalinya Kyuhyun ke tanah kelahirannya. Pria itu kembali dikarenakan Ibunya yang sakit. Tapi ternyata apa yang ditemuinya disini justru membuatnya tidak berniat untuk kembali ke Singapore lagi.

***

Kyuhyun memeluk istrinya seakan meminta kekuatan dari wanita yang sudah dicintainya 3 tahun terakhir. Wanita itu mengusap pelan punggung suaminya tanpa berbicara sepatah katapun.

“Sudah berapa lama kau mengetahuinya? Dan kenapa kau tidak pernah memberitahuku?” Tanya Kyuhun. Heejin mengambil jeda sebentar untuk mengatur jawabannya pada pria itu. Dia tahu suaminya bukanlah orang bodoh yang dengan mudah menyerah dengan alasan-alasan yang jika menurutnya tidak masuk akal.

“Ikha sudah dewasa Kyu, dan aku pikir dia bisa mengatasi semua masalahnya sendiri.” Jawab Heejin lembut. Suaranya benar-benar menenangkan pria yang saat ini masih dalam dekapannya. Heejin tau tidak mungkin dia menceritakan pada Kyuhyun tentang masalah ini sebelumnya.

Setengah tahun yang lalu, saat mereka kembali kesini Heejin sempat menemukan sebuah testpack di kamar mandi Ikha. Dengan bercucuran air mata gadis itu menceritakan tentang hubungannya dengan pria bernama Lee Hyukjae tersebut. Dengan sabar Heejin mendengarkan, pembelaan demi pembelaan yang dilontarkan Ikha pada pria itu. Ikha yakin pria itu juga mencintainya, dan dia juga yakin pria itu akan mencari jalan terbaik untuk dirinya dan juga wanita yang kini menjadi istrinya.

Walaupun Heejin tidak yakin dengan semua perkataan Ikha, tapi dia berjanji untuk tidak menceritakannya pada suaminya. Dan ternyata apa yang menjadi firasat Heejin benar, sekitar seminggu setelahnya, Ikha menelpon Heejin dan mengatakan dia sedang menjalani proses aborsi. Dia membutuhkan seorang wali untuk menandatangani surat persetujuannya. Hyukjae tidak bisa menemaninya, menurut Ikha pria itu memilik pekerjaan yang sangat penting saat ini. Jadi dia meminta tolong pada Heejin untuk menjadi walinya dihadapan pihak rumah sakit.

Dan setelah kejadian itu, berulang kali Heejin membujuk Ikha untuk meninggalkan pria tersebut. Dan terkadang Heejin berjanji untuk melakukannya, walaupun sampai detik ini belum ada langkah pasti yang diambil Ikha untuk ke arah perpisahan itu. Dia menyayangi gadis itu seperti adiknya sendiri, tapi selama ini dia menahan dirinya untuk tidak menemui pria bejat itu karena Ikha sendiri yang menghalanginya. Sama seperti pada Kyuhyun, Ikha tidak mengizinkan siapapun menyakiti pria itu.

Dan Heejin hanya berharap, kali ini Ikha benar-benar menepati janjinya.

***

Cho Ikha saat ini sedang menunggu di apartemen tempat dia biasanya bertemu dengan Hyukjae. Gadis itu duduk dengan resah, kakinya terus menerus bergerak dan berkali-kali dia memutar-mutar sendok yang ada didalam cangkir putih berisi tehnya itu. Satu jam yang lalu dia menghubungi Hyukjae untuk bertemu, dan pria itu mengatakan kalau dia sedang sibuk saat ini. Tapi perkataan Ikha tadi tiba-tiba merubah pikiran Hyukjae dan dengan segera pria itu meninggalkan kantornya dan melesat menuju tempat dimana Ikha berada.

Matanya menelusuri ruangan yang bercat Putih dengan corak ungu itu. Dia sendiri yang mendesain dan menata ruangan itu. Dengan harapan Hyukjae akan selalu bersamanya jika dia bisa membuat tempat ini senyaman mungkin untuk pria itu. Tidak ada foto bukti kebersamaan mereka diruangan itu. Karena memang Hyukjae selalu menolak apabila Ikha menawarinya untuk mengabadikan kebersamaan mereka.

Belum saatnya, begitulah alasannya saat itu. Dan kali ini Ikha menertawai segala macam kebodohannya yang mempercayai segala macam dalih yang digunakan pria itu. Dia jijik pada dirinya sendiri, dia merasa seperti orang dungu. Bagaimana bisa dia ditipu selama setahun penuh oleh manusia yang sama?

Tak selang beberapa lama, Hyukjae sudah berada dihadapan Ikha. Baru saja pria itu melangkah untuk memeluk Ikha, dengan cepat Ikha menepis kedua tangan pria itu. Hyukjae mengangkat satu alisnya, dia bingung dengan reaksi gadisnya. Tidak biasanya gadis ini menolak segala bentuk sentuhannya.

“Aku ingin bicara.” Kata Ikha yakin.

Hyukjae mencium gelagat mencurigakan dari sikap Ikha, entah karena apa tapi dia merasa ini pertanda yang tidak baik untuknya. Pria itu kini mengambil tempat dan duduk dihadapan Ikha. Berusaha untuk berkonsentrasi pada apa yang akan dikatakan Ikha, tapi agak sulit karena sejak awal kedatangannya tadi pria ini sudah menginginkan bibir gadis yang menjadi lawan bicaranya kini.

“Lebih baik kita tidak bertemu lagi~ Maksudku aku sudah tidak bisa seperti ini terus.”

Mata Hyukjae membulat mendengar pernyataan Ikha. Menurutnya tidak masuk akal kata-kata itu keluar dari mulut gadis dihadapannya ini. Karena dia tahu persis kalau Ikha sangat mencintainya. Dan rela melakukan apapun untuk selalu bersamanya, jadi dia masih tidak yakin dengan yang baru saja didengarnya.

Waeyo? Apa Kyuhyun yang menyuruhmu?” Tanya Hyukjae.

Ikha menghela nafasnya. Berusaha untuk tidak terlalu lama menatap pria ini. Dia mengalihkan tatapannya kebawah di luar jendela, dimana mobil berlalu lalang. Dia tidak mau hatinya goyah lagi. Dia sudah lelah dengan semua yang Hyukjae lakukan padanya. Gadis itu sudah terlalu banyak mencoreng nama keluarganya, dan dia harus sekarang juga menghentikannya. Sebelum semuanya menjadi benar-benar terlambat.

“Aku lelah oppa~ Tidakkah kau tahu itu? Aku sudah muak seperti ini. Aku lelah menanti untuk segala macam alasanmu ketika aku menagih pewujudan dari semua janji-janjimu.”

“Tapi aku benar-benar akan melakukannya kha~ya, aku akan membereskan semuanya dan kita akan segera hidup bersama. Aku mohon bersabarlah sebentar lagi.”

“Jangan seperti ini oppa~ Biarkan aku pergi, mengertilah. Please…”

Hyukjae mengusap wajahnya kasar. Dia harus dengan cepat memutar otaknya untuk menahan gadis ini. Dia belum mau kehilangannya. Gadis ini miliknya, dan akan terus begitu.

“Aku tidak bisa, kau tahu itu. Bagaimana mungkin kau melakukan ini padaku? Aku mencintaimu. Apa itu masih kurang? Siapa yang mempengaruhimu seperti ini? Aku mohon jangan tinggalkan aku Cho Ikha.”

Ikha merasa air matanya sudah menggantung dipelupuk matanya. Dia tidak boleh membiarkan perasaan seperti ini berlanjut. Dia ingat perkataan kakak iparnya kalau semua yang dikatakan pria seperti Lee Hyukjae adalah nonsense. Tidak akan ada satupun dari janjinya yang akan dia tepati.

Ikha menguatkan kakinya untuk berdiri. Dia tidak boleh terlalu lama berada disini, atau dia akan merubah pikirannya lagi. Hyukjae menahan tangannya. Pria itu bahkan memulai aksinya untuk berlutut dihadapan Ikha. Ikha membuang tatapannya. Ini adalah senjata Hyukjae yang paling ampuh untuk menahan Ikha agar tidak pergi dari sisinya.

Tapi kali ini keputusan gadis itu sudah bulat. Dan dia tidak mau menyakiti keluarganya lebih jauh lagi. Dia melepaskan satu persatu jari Hyukjae dari kakinya. Lalu dia melenggang keluar dari Apartemen itu tanpa menoleh sedikitpun walaupun Hyukjae berulang-ulang meneriakkan namanya. Sebelum benar-benar pergi dari tempat itu, Ikha menyempatkan diri untuk menoleh ke arah kamar yang selama ini menjadi saksi bisu atas perbuatan tidak pantasnya bersama Hyukjae. Dia mengusap air mata yang sejak tadi mengotori wajah cantiknya. Dan mulai melangkah lagi keluar dari gedung itu.

***

Dua hari sudah dihabiskan Ikha dikamarnya. Dia menolak siapapun orang yang  datang ke kamarnya dan membuang setiap makanan yang dibawakan untuknya. Ibunya tidak mengetahui hal yang sedang menimpa putrinya, karena setiap Ikha melancarkan aksi kemarahannya Heejin selalu mengajak ibu mertuanya untuk keluar.

Kali ini Kyuhyun lah yang membawakan makanan kekamarnya. Gadis itu masih berada dibalik selimutnya. Kamarnya menjadi bulan-bulanan atas perbuatan Ikha, semua perabotan dan barang-barang disana sudah tidak berada pada tempatnya. Kyuhyun tersenyum tipis melihat adiknya yang masih meringkuk di tempat tidurnya tanpa penerangan sama sekali. Kyuhyun meletakkan makanannya di meja yang berada jauh dari jangkauan adiknya, dan membuka semua gorden yang membuat kamarnya semakin terlihat suram itu.

Merasakan perubahan dengan atmosfer di kamarnya Ikha membuka selimutnya dengan geram. Baru saja Ikha ingin berteriak, Kyuhyun sudah melemparkan salah satu boneka kesayangan Ikha ke arah wajahnya. Kyuhyun terkekeh dan berjalan mendekati Ikha yang saat ini sudah menekuk wajahnya dan lalu kembali menenggelamkan dirinya ke dalam selimutnya kembali. Tapi dengan cepat Kyuhyun menarik kain besar itu dan membuangnya ke dalam kamar mandi gadis itu dan mengunci ruangan tersebut.

Gadis itu mengerang dan berteriak frustasi dengan gangguan yang baru saja diterimanya dari kakaknya. Kyuhyun hanya menanggapinya denga tawa khasnya dan kemudian duduk disamping adiknya. Gadis itu masih tidur sambil membelakangi kakaknya yang entah sejak kapan mulai dia benci.

Bagaimana bisa pria ini menjahili seorang gadis yang sedang patah hati? Dia benar-benar tidak berperasaan! Ikha membatin kesal.

Ya! Ya! Ireona!” Kata Kyuhyun sambil memukul-mukulkan bantal ke kepala Ikha. Gadis yang sejak tadi enggan membuka matanya, akhirnya melonjak dan duduk sambil menatap garang ke arah kakaknya. Yang ditatap justru tertawa geli melihat reaksi adiknya.

“Harusnya aku membawa kamera tadi, kau liat wajahmu. Ckckck~ benar-benar mengerikan. Tinggal ditambah bulu, kau bisa mendapat peran werewolf di film Twilight.”

“Aiiisshh~ bisakah kau tidak menggangguku!!! Aku tidak mau diganggu! Cepat pergi dari sini atau aku yang akan menendangmu keluar!!!”

“Coba saja kalau kau berani, jika aku keluar dari kamar ini satu langkah saja dengan cara yang tidak pantas. Maka aku akan memanggil semua temanmu dan menyuruh mereka melihat wajah burukmu saat ini.”

“Argh…!!! Ya Cho Kyuhyun! Apa maumu sebenarnya hah?!!”

Kyuhyun terkekeh meliat reaksi berlebihan adiknya, lalu dia berdiri dan mengambil makanan yang tadi dibawanya dan menyorongkannya kehadapan Ikha.

“Makanlah, sudah hampir 2 hari kau tidak makan.” Kata Kyuhyun, suaranya melembut.

Ikha menatap nampan berisi makanan yang dibawa Kyuhyun untuknya. Semuanya makanan kesukaan gadis itu. Jjampong, juice strawberry dan juga kimchi. Tepat saat hidungnya menangkap bau dari makanan itu, perut gadis itu pun mulai menabuhkan genderangnya. Kyuhyun tertawa lagi saat mendengar suara dari perut adiknya itu. Ikha sudah tidak mempedulikan lagi dengan apa yang akan dikatakan Kyuhyun. Mulut dan pikirannya sudah disibukkan dengan makanan dihadapannya.

Kyuhyun membelai lembut kepala adiknya. Dia baru sadar kalau adik kecilnya kini sudah dewasa. Rasanya sudah lama sekali mereka tidak seperti ini. Dulu setiap hari Kyuhyun akan meluangkan waktunya untuk mengganggu Ikha sesibuk apapun dia. Ternyata 3 tahun ini banyak hal yang sudah Kyuhyun lewatkan dari Ikha. Gadis ini sudah semakin kuat. Dia bukan gadis kecil yang selalu datang menangis padanya ketika diganggu oleh teman-teman prianya. Ikha bukan lagi adiknya yang selalu meminta Kyuhyun untuk menemaninya sebelum tidur.

Setelah menghabiskan makanannya Ikha menoleh ke arah Kyuhyun dan segera melompat dan memeluknya erat. Kyuhyun membalas pelukannya dan tersenyum. Dia senang adiknya sudah kembali. Tidak ada lagi yang perlu dia khawatirkan sekarang. Benar yang Heejin katakan, kalau adiknya sekarang sudah dewasa. Dia bisa mengatasi perasaannya sendiri. Sebenarnya dia sempat khawatir akan terjadi hal buruk pada adiknya, tapi dia yakin kalau adiknya adalah gadis yang kuat.

Mianhae…” Bisik Kyuhyun di telinga Ikha.

Gomawo…” Kata Ikha setelah melepaskan pelukannya.Dia pun mengecup singkat pipi kakaknya dan berlari masuk ke kamar mandinya.

Ya Cho Kyuhyun! Cepat keluar!!! Apa kau masih suka mengintip wanita mandi hah?!!” Teriak Ikha dari dalam kamar mandinya.

Kyuhyun tertawa pelan mendengar ocehan adiknya. Dan saat Kyuhyun berdiri dia mendengar ponsel adiknya berbunyi, dan ketika dilihat nama sang penelponnya dia langsung melempar ponsel itu ke luar jendela tanpa harus berpikir 2 kali.            

Setidaknya ini terakhir kalinya aku ikut campur dalam kehidupan percintaannya…”  Katanya sambil tersenyum.

END

Peace of words : Thx Cho. Seperti apa yang aku bilang sebelumnya, FF ini semacam trophy untuk aku. Senang rasanya ada yang buatin aku FF. Seumur-umur gak ada yang bikinin buat aku. Sedih kan? *elap ingus dulu* dan FF ini nunjukin bahwa hubungan persaudaraan aku memang kuat sama bangkyu. Tenang, kita berdua akan bersama-sama menuju ke-evil-an dunia, duo keluarga cho yang bentar lagi bakal duet dan bikin album baru. Gomapta chingu-ya 😀

2013 - Thx For Coming

Advertisements

Author: HUGLOOMS

Indonesian Blogger | Nusantara Tanah Airku | Don't take 'spice' out of my life |

15 thoughts on “I AM SORRY BY CHOCHOLIA”

  1. Hahaha~ *ktawa dulu ah*

    Oke pertama-tama gw mau ngomong klo, GIIILLLAAA~ BANYAK BANGET TYPONYA!!! T-T

    gw seneng akhirnya lu posting FF ini, dan you know what?? gw lagi rencana bikin satu FF berchapter lagi buat lo. Ama Hyukjae tapi ya… dan gw bakal jadi Antagonisnya, hahaha~

    Gw punya 2 permintaan, bisa gak lu ngomong makasih. Mendingan lu ganti dengan sequel buat ‘My brother Kyu’ aja, hehe~

    dan satu lagi, untuk FF ini, gw gak mau disuruh bales2in komen lagi ya. Secara ngelunjak banget kayanya gw >,<

    And Last…

    Ikha-ya… Saranghaaaeee…!!!

    and I'm still in love with your brother by the way… 😛

    1. Hah? Mana typo c cho? Gue malah anteng-anteng aja pas baca ini. kkkk~ finally yak? sesuatu banget emang. Setelah sekian lama ke pending gara” schedule yg tak menentu. Hahaha, but thx cho. I love it 😀
      Lah kenapa emangnya? Hahahaha iya gpp ko. Original story-nya ada di blog lw kan? Ah, yg Brother Kyu itu gue tahan aja ah, gue liat FF Kim bersaudara dulu nanti. Kalo lu macem” sama Kai, gue bikin lw tersiksa nanti sama bangkyu, muahahaha *evil*

  2. Tunggu. Disini aku bener” mau nendang pantatnya hyukjae…
    Aissh buat emosi tu org..
    Bisa”nya di bejat kyk gitu cih~

    Typo” dikit gpp lia, namanya manusia gk luput dr kesalah
    Duh ceramah gw hahahaha

  3. Hyuk semacam jd bejat banget .__.
    trus2 ada sequel kagak *plak
    Si ika dpet suami gituuu,kan lg hamil kan yaa #eh
    :’) yg bkin tharu itu ikatan kekeluargaan adik dan kakak yang kuat,yg saling menyayangi dan melindungi

  4. saya baru baca.. ^_^.)
    Aww~.. *pegangPipi
    ditampar Abang Kyu sakit, ndak.? <–pertanyaanKonyol
    cara Abang Kyu bangunin Ikha tu emang one of a kind.. *puk-pukSelimutYangDibuangKeKamarMandi..
    emang Evil.n Abang Kyu ndak pernah ilang..
    Cho Ikha beneran mw buang Abang Monyet.? *siapinKarung
    saya suka baca.n..
    buat Cho Lia, daebaaakkk.!
    Ayo-ayo.. ^_^.)
    Double Cho berduet..
    saya yg jadi penjual tiket.. *bayanginJualTiketKeAbang-abangSuju

  5. Wahh ini ff keren banget, yang bikin
    eon chocholia kan, daebak…
    Dan aku syok disini kyu udah punya istri
    dan si hyuk juga udah punya istri

    tapi tetep keren kok, makasih juga buat eon ikha soalnya udah dipublis disini wkwk..
    Pokoknya keren, daebak

  6. maaf yg anda maksud kyuhyun itu yg mana ya?? Krna setahu saya,,, istrinya’a kyuhyun sj itu saya #plakk

    Hwaaaa saya ketinggalan informasi #lapingus
    Ff’a kerennnnn eon.. awal’a aq kira karakter kyu jd cwo kasar,, coz belum apa” udh nampar cwe..

  7. Kakak adiknya berasa bgt. . i love cho family. .!!!
    dan . . hyuk jae. .eeerrgghh. .bru kali ini aq pengen cekek dia ampe mati *reader sadis*
    next story nya d tgu eon^^

  8. annyeong ^^ aku reader baru 🙂 aku suka ffnya . keren . kyuhyun keliatan dewasa banget ngelindungin keluarga . ahh .. nice ff ^^
    tapi rada sebel juga kalo baca pas bagian eunhyuk . jahat banget sih . hehe 😀

  9. Hyuknya nappeun!
    Udah punya istri tapi masih nyari cewe lain.
    Klo berat sama cho ikha knpa bukan dia yg di nikahin.
    Egois bngt kn Hyuk.#hadeuh comment apa ini
    ffnya Kerennn Ka&Mendidik(??)

The Pieces of Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s