STEP FORWARD (Epilogue)

JANGAN BANYAK BERGERAK, CHO IKHA! Aku tidak bisa leluasa menyentuhmu!”

Eunhyuk menyusupkan jemarinya ke rambut Ikha yang bergelombang dan membelai-belainya. Ia mencium gadis itu dengan penuh semangat dan gairah, meletakkan telapak tangannya yang lain di bagian bawah punggung Ikha dan berusaha menempelkan tubuh masing-masing untuk menambah sensasinya.

S T E P F O R W A R D

Ikha agak berontak menghadapi hormon Eunhyuk yang sulit dibendung malam itu. Saat ini mereka berada di dalam ruang latihan Sound Ent. Kurang etis jika mereka melakukannya di tempat seluas itu.

I love you, Lee Hyuk Jae. But, please… don’t do it right now. Aku harus bertemu sponsormu sebentar lagi.” Gadis itu memberikan penolakan dengan menciptakan jarak di antara keduanya.

Eunhyuk mengerang. Alasan basi, itulah yang ada di benaknya.

Gadis itu selalu menjadikan make-up dan tatanan rambut sebagai alasan utama menolak keintiman yang diberikannya. Selama beberapa bulan, mereka hanya melakukan ciuman-ciuman singkat dan tak pernah lebih dari itu. Tentu saja dengan alasan lain yang membuat Eunhyuk tak berkutik: takut jika media atau publik memergoki mereka.

“Aku tahu kau cinta padaku, tapi bisakah kau menyambut ciumanku? Sekali saja, babe. Setelah itu kau bisa pergi dan aku tidak akan mengganggumu hingga besok malam. Eung?” tawar Eunhyuk—lebih tepatnya memelas.

Bola mata Ikha berputar. Eunhyuk memang pintar berdalih, apalagi jika menyangkut ke-porno-annya yang sedang meningkat. “Fine. Asal jangan merusak make-up-ku dan—“

Arasseo! (Aku tahu!)” potong Eunhyuk, gemas.

Tawa rendah Ikha mengisi kekosongan di dalam ruangan. Pria yang telah mengunci tubuhnya dengan baik tersebut memagut dagu. Sejujurnya ia begitu kagum dengan tubuh Eunhyuk yang tinggi dan—meskipun nampak kurus seperti anchovy—kekar dengan enam rentetan kotak yang menghias area perut dan dada bidangnya. Namun terkadang pria itu bertingkah seperti anak berusia enam tahun dan selalu mengerucutkan bibir tatkala kemauannya tak dituruti.

Sungguh pribadi yang unik.

“Kenapa kau menolakku lagi, eo?” Pria itu kembali berdecak saat Ikha menepis tangannya yang terulur, mencoba menyusup ke balik pakaiannya yang tebal dilapisi woll.

You shouldn’t do that, babe. Kita akan lakukan itu lain kali—dan tidak disini,” ucapnya lembut. Berharap pria yadong itu tidak menyemburnya dengan kata-kata lain yang mampu menyaingi Tembok Cina.

Eunhyuk melemah. Ia mengalah. Tak ada gunanya berdebat di saat testosteron-nya sedang sulit untuk dikendalikan. Jangan salahkan dirinya, salahkan Donghae yang tidak becus menyimpan CD terlarang yang ia temukan siang itu di atas meja.

Gadis itu bergumam senang. Ia selalu kesulitan menghadapi ego Eunhyuk dan kali ini ia berhasil.

Ikha mencium Eunhyuk lebih dulu. Menggigit bibir bawah pria itu untuk meredam suaranya yang nyaris terlontarkan. Sambil membisikkan nama Ikha berulang-ulang, Eunhyuk tergopoh-gopoh membalas ciuman dambaan hatinya yang terkesan seksi dan menggoda.

Memasuki minggu kedua musim dingin, malam itu cuaca begitu sejuk dan damai. Sedangkan di dalam ruang latihan, suasana terasa hangat—beradu dengan kehangatan yang Eunhyuk dan Ikha ciptakan. Keduanya masih menumpahkan kegairahan mereka sejak sepuluh menit yang lalu. Meski si gadis menghentikannya lebih dulu, si pria tetap menolak dan memaksa.

Maka kedua insan itu berakhir dengan saling berpelukan. Hanya memberi jeda sesaat, begitulah yang Eunhyuk bisikan pada telinga Ikha. Gadis yang sengaja menggerai rambutnya malam itu hanya terkekeh. Bersyukur, karena pria itu sama sekali tidak berpaling pada gadis lain sejak ketenarannya memuncak tahun ini.

“Setelah shooting CF berakhir, aku akan segera menjemputmu di Namdaemun. Permainan ini harus diakhiri—malam ini juga.” Eunhyuk berbisik, menghembuskan udara hangat disana dan membuat gadis itu menelan ludah.

Ia paling tidak suka jika Eunhyuk sudah menggodanya. Karena satu bisikan saja mampu membuat mereka berakhir di tempat tidur king size yang ada di kamar apartemennya.

Ikha mendekatkan wajah, menggesekkan hidung mereka dan sesekali menciumi bibir tipis Eunhyuk. “Aku akan melakukannya jika kau bersedia menikahiku tahun depan.”

Eunhyuk menyeringai. Sambil menatap bibir Ikha yang kian hari kian meruntuhkan benteng pertahanannya, salah satu tangan pria itu membelai-belai pinggang gadisnya dan mencuri-curi kesempatan dengan mengulurnya ke paha Ikha. Gadis itu sedikit menggeliat. Meremas kedua bahu pria itu untuk menghentikan gerakan jemarinya yang nakal.

“Apapun. Asal kau tetap disisiku,” bisiknya sensual.

Saat Eunhyuk tengah membimbing tangannya ke dalam kaus satin yang dipakai Ikha, pria itu terkejut tatkala mendengar suara seseorang yang saling bersahutan menyebut kalimat ‘Oh, My God!’ seiring pintu ruangan terbuka lebar.

Ia melirik sinis dan mendapati Si Kembar Keluarga Lee tengah menatap mereka dengan mata bulat tanpa berkedip.

Hyung! Jangan bermesraan dengan Cho Ikha di hadapanku atau aku benar-benar akan memaksanya untuk menciumku!” Kai berdiri angkuh, diikuti oleh anggukan Taemin akan pembenaran kalimat kembarannya.

Eunhyuk hanya menggeleng menghina lantas mencium Ikha sekali lagi sebelum benar-benar pergi. “Kita akan melanjutkannya dan kau tak boleh menolak,” ucapnya. Kemudian ia berbalik menatap Kai dan Taemin bergantian. “Aku tahu kalian sudah beranjak dewasa tapi Ikha tetaplah sosok noona bagimu.”

Kedua pria yang hanya berbeda warna rambut itu menggeram. Mereka tak bisa berbuat apa-apa karena Donghae akan menghiatuskan mereka dari kegiatan keartisan yang mereka tanam sejak setahun lalu. Well, jangan heran. Baik Kai dan juga Taemin masih tak merelakan Cho Ikha berada disamping seorang Lee Hyuk Jae. Penjahat kelamin yang mencoba menyita gadis mereka dengan sebungkus pengaman.

Itu yang ada di pikiran mereka.

“Ada apa lagi?” tanya Ikha. Ia mengusap sisi bibirnya saat Taemin memberi tanda. Benar saja, lipstick peach-nya berserakan, dan ini akibat ulah Eunhyuk.

“Manager Kwon menyuruh kami bertemu denganmu untuk mengurusi jadwal event di Ilsan dan Gyeonggi-do.” Taemin menyerahkan dokumen yang sejak tadi bertengger di sela-sela jemarinya.

Gadis itu menerimanya dan ber-oh ria sebagai reaksi keterkejutannya. Memang benar ia adalah Manager Eunhyuk. Namun disamping itu, ia juga mengurusi berbagai event yang menyangkut para artis agency. Termasuk kedua makhluk tampan ini. Duo boyband yang berhasil membuat hati para gadis remaja dag-dig-dug hingga kehilangan oksigen untuk bernapas.

“Bukankah tanggal ini kalian harus perform di SBS Gayo Daejun bersama Eunhyuk dan Donghae?” Ikha menunjuk deretan huruf pada kertas putih ukuran A4 di atas telapak tangannya.

Keduanya mencibir. Tak tahu menahu tentang urusan jadwal mereka.

“Bagaimana kalau kita bertiga minum coffee di Mouse & Rabbit Cafe milik Yesung Hyung? Setidaknya kita bisa lebih leluasa dan berpikir jernih untuk membahas jadwal yang kacau ini,” tawar Taemin.

Keduanya mengapit Ikha, menuntun gadis itu keluar dari ruangan menuju Hyundai Santa Fe milik Kai yang terparkir manis di basement gedung.

“Aku harus bertemu sponsor Eunhyuk setengah jam lagi. Dan—“

“OPPA!!!”

Teriakan yang berasal dari suara gadis membuat ketiganya menengok ke belakang. Mata Taemin dan Kai membulat. Terkejut akan kehadiran gadis yang membuat mereka merasa seperti dikejar-kejar oleh sasaeng fans.

“Oh, tidak. Mereka lagi,” gumam Taemin pada Kai. Keduanya saling melirik cemas melewati tatapan Ikha yang keheranan.

Nugu? (Siapa?)” tanya Ikha, bingung.

“Yang jelas kita harus lari dari sini. Kkaja! (Ayo kita pergi)” Kai menyeret Taemin dan mulai berlari melewati belokan pertama.

Kedua gadis yang nampak sama tersebut berteriak dari ujung koridor, berusaha menyusul Si Kembar dengan menyahuti nama mereka berulang kali. Tak berhasil menggapai mereka, keduanya berjalan lemas ke arah Ikha. Napasnya terengah-engah dan wajah keduanya mengusut.

Eonni, kenapa eonni tidak menghentikan mereka?” tanya gadis yang berkepang dua.

Ikha menatap keduanya bingung. “Kenapa kalian mengejar Taemin dan Kai—dan membuat dua pria itu lari pontang-panting?”

Gadis yang menggerai rambutnya kemudian menelan ludah—berusaha bernapas. Ia menepuk-nepuk dada. “Kami fans mereka, Eonni. Apa eonni tidak mengenal kami? Kami trainee disini, aku Krystal dan dia Jesicca.” Ucapnya, terengah-engah.

Ikha mengatupkan mulut menahan tawa. Jadi, inikah gadis kembar yang diceritakan Kai dan Taemin? Yang membuat mereka tidak bisa hidup tenang karena keduanya selalu mengejar mereka?

Melihat tampang mereka yang tak kalah cantik dengan anggota F(x) dan SNSD, gadis itu menepuk punggung Krystal dan Jessica lantas mengajaknya berjalan mengitari lorong. “Aku akan membantu kalian agar bisa berdekatan dengan Kai dan Taemin. Asal, kalian harus mau membantuku menjauhkan dua pria itu saat aku bersama Eunhyuk Sunbaenim. Mengerti?”

***

IKHA MENYODORKAN SEGELAS KOPI HANGAT pada sosok gadis yang tengah duduk termenung pada bangku di tepian lapangan basket dekat gedung Sound Ent. Gadis itu menerimanya dengan senyum tipis. Tentu saja setelah melihat siapa yang telah membuat kesendiriannya menghilang.

Gadis itu memutuskan untuk duduk disampingnya. Mengikuti kemana arah gadis itu menatap. Tak jauh dari sana, seorang petugas kebersihan sedang menyingkirkan tumpukan salju yang melapisi trotoar pejalan kaki. Ia heran, mengapa gadis ini memperhatikan wanita tua tersebut.

“Jika bukan karenamu, mungkin aku akan berakhir seperti wanita itu.” Gadis itu membuka suara setelah kopi hangat yang mengepul-ngepul di tangannya berhasil membuat tenggorokannya berfungsi.

Senyum Ikha mengembang. Menikmati suasana malam yang tampak sepi karena butiran salju mulai turun menutupi lapisan keramaian Kota Seoul. “Jika Tuhan memberikan kesempatan kedua pada hamba-Nya, kenapa aku tidak bisa memberikan kesempatan itu padamu? Hyoyeon-ssi?”

Gadis bernama Hyoyeon itu tertunduk. Menggenggam cangkir kertas yang mengalirkan kehangatan pada tubuhnya dan memperhatikan butiran salju yang mencair saat menerpa lapisan cangkir.

“Apa kau mengajari si kembar Krystal dan Jessica? Bagaimana kedua gadis itu di kelas?” tanya Ikha, mengalihkan suasana.

“Bagus. Meski mereka masih agak kaku jika dibandingkan Sulli dan Sunny,” jawab Hyoyeon seadanya.

Ia lagi-lagi tersenyum. Sulit dibayangkan saat gadis yang kini tengah duduk tenang disampingnya membuat Donghae memutuskan untuk menerimanya sebagai salah satu pelatih dancer di Sound Ent. Ia masih ingat dengan jelas begitu sajangnim-nya menunjukkan kemurkaan yang tiada tara atas apa yang telah ia perbuat pada Ikha tahun lalu.

Karena saat Donghae memutuskan untuk menghentikannya dari Drama Musikal, maka tamatlah sudah karir yang telah ia rintis selama ini. Siapa yang akan menerima seorang kriminal sepertinya di Seoul? Jawabannya tentu saja tidak ada.

“Sepertinya aku harus pergi. Seseorang menungguku,” ucap Ikha.

Hyoyeon mendongak dan menemukan Eunhyuk tengah melambaikan tangan pada gadis itu di sisi lain lapangan.

“Hati-hati,” ucap Hyoyeon saat melihat Ikha tak mampu berjalan dengan benar. Tentu saja, karena kaki kanannya yang—selamanya—tidak akan bisa kembali normal.

Ikha berbalik seraya tersenyum pada Hyoyeon. “Happy new year,” ia berkata kemudian melambaikan tangan padanya.

Gadis yang masih mengecat blonde rambutnya itu memperhatikan kedua manusia tersebut dari tempatnya. Eunhyuk memapah Ikha yang masih kesulitan berjalan menggunakan wedges yang tidak begitu tinggi. Sementara gadis itu terkekeh puas melihat Eunhyuk mengaduh karena kakinya sempat menginjak sepatu mahalnya yang baru dibeli dari Paris.

Ia belajar satu hal dari apa yang ia temui setelah mengenal sepasang kekasih tersebut. Ia tak akan menangisi apa yang telah berakhir. Namun akan tersenyum karena semuanya telah terjadi.

Seperti yang dilakukan Cho Ikha.

Gadis itu tidak menangis saat tahu bahwa ia tidak akan pernah bisa menari lagi. Gadis itu justru menyambutnya dengan senyum dan rasa ikhlas karena ia tahu semua telah dirancang Tuhan untuknya.

2013 - Thx For Coming

Advertisements

Author: HUGLOOMS

Indonesia | Southeast Asia | Nusantara Tanah Airku

94 thoughts on “STEP FORWARD (Epilogue)”

  1. eonn…
    blushing banget baca ni Chapter..
    kira2 kapan ya suami aku bisa ngilangin sifat uniknya (yadong)
    hahahahha..

    as usually… nice story eonn…
    sayang kependekan, terus pas di awal cerita
    (ma yg di chap 7) itu kan keliatannya ika baik2 aja tuh..
    eh ternyata pada akhirnya baru ketauan kalo dia udah gak bs nari lagi..
    cacingan banget *ehh..
    kasian banget 🙂
    hihihihihi…

    1. HAPAH? SUAMI KAMU? *kurung eunhyuk di kamer*
      makasih ya saeng. lagi gak mood bikin yang panjang-panjang. Bosen sama yang panjang panjang. Muahahaha (?)
      iya nih, pada akhirnya seperti ini saeng. Btw, onn udah baca cerita kamu dan komen disana. Tapi baru chap 8 doang. hehe~^^

    2. makasi ya eon..
      iya udah aku baca komennya..
      xxixiixixiix….
      eonni baru tau yah..
      Eunhyuk emang suami akuwh..
      suami yang ke 2..
      bwahahahhahahhahahhahhahaha..!!!!!!

  2. .kok END x bgitu .. Agak” maksa menrut q .. /mian
    .bxk skinship ..
    .dsar EunHae CoupLe Yadong ..
    .wahh .. Cocok tuh .. Kembar n kembar ..
    .Hyoyeon jdi gru ych ??
    .ap kch ? Ad Lgi sequeL x ??
    .annyeong !!

    1. cuma pengen ngejelasin beberapa hal aja disini nis. namanya juga epilog, singkat padat dan membahana (✖╭╮✖)(✖╭╮✖)
      Mmm, keknya diakhirin aja sampai disini nis. Next time aja dilanjutinnya. Makasih yaaa ^^

  3. oh yeah~~ kai & taemin emang absurd -_- *digebukin*
    tapi kok pendek eonn ? ._.v kkkk
    anddddd…. kenapa disini kayanya eunhyuk yadong bangetsssss ?! ;AAAAA; gabisa apa disembunyiin(?) dirumah keyadongannya xD
    bikin asdfghjkl tau ga eonn :3

    1. hehehe, cuma ngejelasin beberapa poin aja beb. makanya pendek. rambut aku keburu rontok duluan kebanyakan mikir, (‾(••)‾)(‾(••)‾)
      muehehehe biarin aja suka suka doi beb. kalo dirumah takut ke-gap sama pak haji iming…

  4. haah aku kembali, karena uas nya baru kelar kekeke aaah as always ya, lee hyukjae is pervert -_- but i like it lah ya hahaha daan taemin ama kai msh terobsesi ama ikha kayanya hahaha btw hyo tobat ya, alhamdulilah loh hahaha

  5. Eon, akhirny slesai jg bcany..
    Seru bnget, kren, dan gk nyangka ikhany bkalan kcelakaan. Sumpah ngilu bnget bcany, tp ikha tetap kuat y..
    Eunhyukny msih aja yadong, y spt biasalah memang sifatny it gk bsa di hlangin..
    Demi apa eon udh prnah tdur breng sama eunhyuk? Yg di apartemenny it eon tdur sama eunhyuk full naked? OMG~
    trnyata eon udh ktularan yadong dari eunhyuk.
    Oh y klo eunhyuk it dsebut the king of yadong, brarti eon bleh lah y dipanggil the quen of yadong..
    Hehe *hidup ikha dan eunhyuk*

  6. onnie ada aja ide’a baru awal cerita aja udah nyerempet gitu ^^
    tpi ttep keren,,, suka suka suka 😀

The Pieces of Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s