STEP FORWARD (i)

Seorang gadis memperhatikan poster seukuran majalah dinding di hadapannya dengan seksama. Bola matanya bergerak menyurusi deretan kata demi kata yang menghiasi secarik kertas dengan warna biru yang lebih mendominasi itu. Tak lupa, telunjuk tangannya ikut menelusuri huruf-huruf tersebut hingga menimbulkan bunyi decit pelan akibat bergesekan dengan permukaan poster yang licin.

Kedua matanya meyipit saat memperhatikan lebih detail apa-apa saja yang nampak pada poster tersebut. Raut wajahnya berubah datar dan tanpa ekspresi. Ia berdecak. Disisirnya poni rambut yang sengaja terjuntai menutupi kening menggunakan jemarinya kemudian menjepitnya di sisi kepala menggunakan unique-clip berwarna Sapphire Blue.

S T E P F O R W A R D

Meskipun jauh di dalam hatinya sangat ingin mengikuti audisi tersebut, ada satu hal yang membuatnya enggan. Ia melipat kedua tangan di dada. Alisnya mengkerut seolah sedang berpikir keras.

“Kau akan mengikuti open audition itu?” tanya seseorang yang ternyata adalah Luna, teman satu kampus sekaligus teman akrabnya.

Ikha—si gadis—hanya melirik sekilas lalu kembali memperhatikan poster tersebut. “Ania. Aku hanya akan membuang waktu saja jika mengikuti audisi itu,” ucapnya datar.

Yeoja berambut panjang itu memutar tubuhnya kemudian mulai menggerakkan kaki menjauhi majalah dinding tersebut. Ia mendengus, mengingat kembali isi poster yang baru saja dilihatnya. Bagi Ikha, open audition tersebut hanya sebuah omong kosong. Dia adalah mahasiswi fakultas management, tak ada hubungannya dengan hal-hal berbau seni.

Luna menyusul langkah Ikha tepat setelah ia membaca terlebih dahulu announcement poster tersebut. Satu tangannya ia letakkan di pundak Ikha, membuat yeoja yang kini tengah mengunyah permen karet tersebut menoleh padanya.

“Kurasa aku tahu mengapa kau tak berniat untuk mengikuti audisi itu,” goda Luna. Pantatnya sengaja menyenggol pantat Ikha hingga membuat yeoja itu agak tersungkur di tengah langkah kakinya.

Ikha hanya menyeringai lalu meletupkan permen karetnya. “Kalau begitu jangan tanyakan hal itu lagi,” ucapnya, memberi penekanan pada apa yang ia katakan.

“Aku akan ikut. Mungkin aku juga akan mengajak Amber dan Sulli,” jelas Luna. Jemarinya kini menari-nari di atas keypad ponselnya. Sepertinya ia serius untuk menghubungi kedua temannya untuk mengikuti audisi.

“Audisi itu memang bidangmu. Ikuti saja. Tapi suatu hari jangan memaksaku untuk menemanimu audisi,” rajuk Ikha. Ia menghentikannya tepat di depan halte kampus, menunggu bus selanjutnya.

Arayo. Tapi kau juga jangan meminta tanda tanganku jika suatu hari nanti aku akan menjadi bintang besar setelah berhasil menjadi salah satu diantara pemain drama musikal itu,” oceh Luna tak mau kalah.

Ikha hanya tersenyum simpul menanggapi Luna. Ia memasang ear-phone pada kedua telinganya, memutar lagu kesukaannya, kemudian berjalan masuk ke dalam bus yang berhenti tepat di depannya. Sengaja ia memilih bangku dekat jendela agar bisa melihat pemandangan sepanjang perjalanan menuju rumah.

Drama musikal.

Lagi-lagi Ikha menyeringai mengingat perbincangan singkatnya dengan Luna barusan. Ia sudah mengubur dalam-dalam semua mimpinya. Jadi apa lagi yng patut untuk diperjuangkan? Saat ini ia menikmati apa yang dijalaninya—meski hal itu terasa cukup sulit. Dan tak ada yang boleh menggoyahkan apa yang sudah diputuskannya.

Ia merogoh kantung cardigan abu-abu miliknya, mengambil ponsel dengan hiasan gambar Angry Bird tersebut kemudian menekan speed dial. Hanya menunggu beberapa detik saja dan telefonnya langsung tersambung. Seseorang di seberang sana sempat menyapa, namun Ikha lebih memilih untuk bicara pada intinya.

“Oppa, dia kembali…”

and the story begins

Advertisements

Author: HUGLOOMS

Indonesia | Southeast Asia | Nusantara Tanah Airku

25 thoughts on “STEP FORWARD (i)”

  1. Siapa itu yang kembalii …
    Btwbtwbtw cho ikha nya itu kayanya authornya deh ya ..hayo ngaku hayo ngaku kkk~
    like it 🙂

  2. haha aku kambek buat rusuh di ff oenni. ada hyukjae kai sama taemin bukankah ini keren?? hahahaha keren bgt castnya oenni!!! buat ceritanya no comment dulu yak. 😀

  3. eonnii .. eonni .. !
    aq mancul disiniiihhh !!
    *tebar kolor hyukki oppa* XD

    baru sempet ngubek2 blog-mu lagi eon ..
    trus tertarik ama ff yang ini,
    (sekalian nunggu yang mermaid publish)

    pertama baca prolog.a udah seru ,
    udah ngerasain kalo ff yg ini juga bakalan daebakkk~
    sama kaya karyamu yg laen .. 🙂

  4. I’ve found this blog just now. Baru baca prologue nya udh penasaran maksudnya “Oppa, dia kembali…” itu apaaaa._.
    Oh iya, annyeong haseyo kak~ *gpp kan ya manggil kak? Aku 98l.-.*
    Okaayyy I wanna read next chapter~

The Pieces of Words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s